ncident, Accident, dan Near Miss dalam konteks OHS (Occupational Health and Safety) atau K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menurut Kemnaker (Kementerian Ketenagakerjaan) dan BNS (Badan Nasional Sertifikasi Profesi): 1. Near Miss (Hampir Celaka): -Pengertian: Kejadian yang hampir menyebabkan cedera atau kerusakan, tetapi tidak sampai terjadi. Dalam bahasa sederhana, "nyaris celaka." -Karakteristik: Tidak ada cedera pada manusia. Tidak ada kerusakan pada properti atau peralatan. Potensi bahaya nyata, dan jika sedikit saja berbeda kondisinya, bisa menyebabkan kecelakaan. *Contoh: Pekerja terpeleset di lantai basah, tetapi berhasil menyeimbangkan diri dan tidak jatuh. Benda jatuh dari ketinggian, tetapi tidak mengenai siapa pun. Mesin tiba-tiba mati, tetapi tidak menyebabkan kerusakan atau cedera. *Pentingnya: Near miss sangat penting untuk dilaporkan dan diinvestigasi karena memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan potensi bahaya sebelum menyebabkan kecelakaan yang sebenarnya. 2. Incident (Kejadian): -Pengertian: Setiap kejadian yang tidak diinginkan yang dapat atau telah menyebabkan cedera, penyakit, kerusakan properti, atau kerugian lainnya. Incident adalah istilah yang lebih luas yang mencakup accident dan near miss. -Karakteristik: Mungkin atau tidak menyebabkan cedera atau kerusakan. Menyimpang dari operasi normal. Perlu diinvestigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. *Contoh: Near miss (seperti yang dijelaskan di atas). Pekerja mengalami luka ringan karena terkena percikan api las. Peralatan rusak karena kesalahan operasional. *Pentingnya: Incident perlu dilaporkan dan dianalisis untuk mengidentifikasi akar penyebab dan mengambil tindakan korektif. 3. Accident (Kecelakaan): -Pengertian: Kejadian yang tidak diinginkan yang telah menyebabkan cedera, penyakit, kerusakan properti, atau kerugian lainnya. -Karakteristik: Pasti menyebabkan cedera pada manusia (ringan, sedang, berat, atau fatal) dan/atau kerusakan pada properti atau lingkungan. Merupakan kegagalan dalam pengendalian risiko. Memerlukan investigasi mendalam untuk menentukan penyebab dan mencegah terulangnya. *Contoh: Pekerja jatuh dari ketinggian dan mengalami patah tulang. Terjadi kebakaran di area produksi yang menyebabkan kerusakan peralatan. Pekerja terpapar bahan kimia berbahaya dan mengalami penyakit. *Pentingnya: Accident harus segera dilaporkan, diinvestigasi secara menyeluruh, dan tindakan perbaikan harus diambil untuk mencegah kejadian serupa. Hubungan Antara Ketiganya: -Near miss adalah peringatan dini. -Incident adalah istilah umum yang mencakup near miss dan accident. -Accident adalah kejadian yang sudah menyebabkan kerugian (cedera atau kerusakan). Kesimpulan: Memahami perbedaan antara near miss, incident, dan accident sangat penting dalam OHS/K3. Dengan melaporkan dan menginvestigasi semua kejadian, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi bahaya, mengambil tindakan pencegahan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Near miss seringkali diabaikan, padahal merupakan sumber informasi berharga untuk mencegah kecelakaan yang lebih serius.